Single post

Kebiasaan Merokok Ternyata Bisa Sebabkan Tulang Keropos

obatperokok.com,- Banyak ahli medis yang melarang untuk melakukan kebiasaan merokok. Hal ini disebabkan karena kebiasaan merokok bisa menimbulkan dampak yang merugikan kesehatan tubuh. Didalam rokok terkandung beragam zat kimia yang tudak baik bagi kesehatan. Bahkan, disebutkan bahwa rokok bisa memicu penyakit jantung hingga kanker paru-paru.

Namun, belakangan ini penelitian membuktikan bahwa kebiasaan merokok ternyata bisa sebabkan tulang keropos. Racun-racun didalam asap rokok terbukti dapat mempercepat penyerapan kembali tulang lama, dan menghambat pembentukan tulang baru.

Hubungan Kebiasaan Merokok Bisa Sebabkan Tulang Keropos

Hubungan antara rokok dengan risiko pengeroposan tulang atau osteoporosis sebenarnya sudah lama menjadi perhatian para ahli. Namun, bagaimana keduanya bisa berhubungan sejauh ini belum banyak diteliti karena lebih banyak yang meneliti efeknya pada jantung dan paru-paru.

Diketahui rokok dapat menyebabkan tulang keropos dikarenakan mengadnung radikal bebas, nikotin, dan zat berbahaya lainnya. Radikal bebas itu sendiri menyebabkan kerusakan sel dan gangguan hormon yang berdampak pada gangguan pembentukan tulang. Sedangakn nikotin menyebabkan kerusakan padan sel yang bertugas membentuk sel tulang (osteoblas).

Kondisi tersebut bisa menjadi semakin parah, karena rokok juga terbukti dapat meningkatkankadar hormon kortisol didalam tubuh, sehingga proses penghancuran tulang akan berlangsung lebih cepat.

Disamping itu, dalam sebuah penelitian terbaru yang dimuat dalam Journal of Proteome Research, efek racun dalam asap rokok yang bisa merusak kesehatan tulang tersebut akhirnya terungkap. Ketika terhirup ke dalam tubuh, racun-racun tersebut dapat mempengaruhi aktivitas 2 protein yang berhubungan dengan proses pembentukan tulang, yaitu osteoblast dan osteoclast.

Baca Juga :

Protein osteoblast bertanggung hawa membentuk tulang baru, sedangkan osteoclast bekerja berlawanan, yaitu mengancurkan dan menyerap kembali tulang-tulang lama untuk digantikan dengan tulang baru.

Pada perokok, osteoclast cenerung meningkat sedangkan osteoblast justru melambat. Artinya, penghancuran dan penyerapan kembali tulang lama terjadi lebih cepat dibandingkan dengan pembentukan tulang baru.

Hasil pengamatan terhadap faktor genetik pada sejumlah perokok yang kemudian dibandingkan dengan non perokok ini juga telah dikonfirmasi melalui eksperimen pada tikus. Dalam eksperimen tersebut, tikus yang terpapar asapr okok memang mengalami pengeroposan tulang yang lebih cepat.

Pengeroposan atau berkurangnya massa tulang merupakan keluhan yang selama ini lebnih banyak dikaitkan dengan kekurangan kalsium saja. Akibat massa tulang berkurang, maka tulang yang keroposa menjadi lebih rentan mengalami keretakan atau patah saat terjadi cedera.

Agar kesehatan tulang tetap terjaga, maka alangkah baiknya Anda menghentikan kebiasaan merokok sekarang juga. Jika dirasa berat, Anda bisa mengurangi kebiasaan merokok secara bertahap, hingga akhirnya bisa berhenti sepenuhnya. Anda bisa mencari kegiatan lain yang lebih positif untuk mengisi waktu luang Anda.

LEAVE A COMMENT

theme by teslathemes