Single post

Rokok Elektrik Berisiko Tingkatkan Penyakit Stroke

obatperokok.com,- Bagi Anda yang gemar menggunakan rokok elektrik atau vape harus waspada. Meskipun tengah menjadi tren dan dianggap sebagai cara aman untuk merokok, namun sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa rokok elektrik berisiko tingkatkan penyakit stroke dibandingkan dengan rokok tembakau.

Dalam penelitian ini, peneliti melakukan percobaan dengan menggunakan tikus yang terkena uap vape selama 10 hari mengalami stroke dan kerusakan saraf lebih besari dibandingkan dengan tikus yang terpapar asap tembakau. Vape juga membuat otak menjadi lebih sedikit menyerap glukosa, yaitu zat yang membantu aktivitas otak.

Menurut para peneliti dari Texas Tech University Health Sciences Center, vaping tidak lebih aman daripada rokok tembakau dan dapat menimbulkan risiko serupa, yaitu stroke berat.

Paparan asap rokok elektrik dan tembakau selama 30 hari secara signifikan mengganggu tingkat sirkulasi enzim yang diperlukan untuk pembekuan, sehingga berpotensi meningkatkan risiko stroke dan membuat cedera otak sekunder semakin buruk.

Selain meningkatkan risiko stroke, beberapa penelitian juga menemukan bahwa rokok elektrik meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit jantung.

Universitas ilmuwan California Los Angeles menemukan pengguna rokok elektrik lebih mungkin untuk memiliki peningkatan darah adrenalin dalam hati. Hal tersebut bisa meningkatkan risiko penyakit jantung yang merupakan pembunuh nomor 1 di dunia.

Sementara itu, Profesor Jeremy Pearson dari British Heart Foundation menjelaskan bahwa hasil penelitian ini menunjukkan bahwa vape tidak lebih baik untuk kesehatan dibandingkan dengan rokok tembakau.

Berhenti merokok merupakan langkah yang paling penting yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan kesehatan jantung. Dan kita ketahui bahwa semakin banyak orang yang beralih ke vape untuk berhenti.

LEAVE A COMMENT

theme by teslathemes