Single post

Tak Hanya Tubuh Rokok Juga Bisa Merusak Lingkungan

Tak Hanya Tubuh Rokok Juga Bisa Merusak Lingkungan,- Sudah menjadi rahasia umum jika merokok menjadi salah satu pemicu timbulnya berbagai penyakit, terutama pada sistem pernapasan. Sekitar 90% dari semua kasus kanker paru-paru disebabkan oleh merokok.

Merokok telah membunuh sekitar 7 juta orang pertahun, mempercepat penuaan, menghancurkan sistem jantung dan kardiovaskular, serta menyebabkan asma dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).

Namun, perlu diketahui, rokok tidak hanya dapat menimbulkan bahaya bagi tubuh manusia. Rokok juga bisa menimbulkan bahaya pada lingkungan melalui penggundulan hutan, polusi, dan sampah puntung rokok yang dibuang secara sembarangan.

Pada Mei lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis sebuah studi yang merinci biaya lingkungan tembakau, menambah biaya perawatan kesehatan sebesar $ 1,4 triliun dan kehilangan produktivitas. Laporan tersebut melihat kerusakan lingkungan langsung yang disebabkan oleh konsumsi tembakau, serta limbah pascakonsumsi dan implikasi kesehatan yang terus berlangsung lama setelah tembakau telah diisap.

Dr. Margaret Chan, Direktur Jenderal WHO, menyebutkan jika tembakau mengancam kita semua. Tembakau memperburuk kemiskinan, mengurangi produktivitas ekonomi, berkontribusi pada pilihan makanan rumah tangga yang buruk, dan mencemari udara dalam ruangan.

Beberapa laporan utama dari laporan tersebut, seperti melansir Natural Society, diantaranya :

Ada lebih dari 7.000 bahan kimia beracun dalam limbah tembakau, beberapa diantaranya menyebabkan kanker, dan zat ini juga mencemari lingkungan.

Asap tembakau telah menciptakan ribuan ton karsinogen manusia, racun, dan gas rumah kaca.

Puntung rokok dan limbah tembakau lainnya menghasilkan sejumlah besar sampah. Menurut sebuah studi tahun 2014, limbah tembakau merupakan lebih dari sepertiga dari sampah yang dikumpulkan selama pembersihan pantai. Selain itu, hampur dua pertiga dari semua rokok yang dibeli setiap hari dilempar ke jalanan, rumpt, dan air. Terlalu sedikit orang yang membuat puntung rokok ke tempat sampah.

Penanaman daun tembakau memerlukan lahan dengan pembakaran kayu dalam jumlah banyak, yang berkontribusi terhadap deforestasi atau penggundulan hutan. Penanam tembakau yang lebih besar juga menggunakan batubara, yang memancarkan karbondioksida, gas rumah kaca utama yang terlibat dalam peringatan global.

Seakan itu tidak cukup menjanjikan, planet ini dikotori dengan jutaan kilogram puntung rokok non-biodegradable atau sampah yang tidak bisa terurai. Selain polusi, tembakau juga menguras sumber daya dunia, termasuk energi, air, dan memerlukan penggunaan bahan kimia berbahaya secara ekstensif.

Laporan tersebut menyatakan, ‘Dari awal sampai akhir, siklus hidup tembakau adalah proses yang sangat mencemari dan merusak. Jumlah besar insektisida, herbisida, transgenik, fungisida, dan fumigan diterapkan pada tanaman tembakau. Banyak dari produk ini sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan yang telah dilarang di beberapa negara.

WHO meminta pemerintah dunia untuk bekerja mengendalikan polusi tembakau dengan memberlakukan tindakan seperti melarang pemasaran dan periklanan tembakau, mempromosikan kemasan produk polos, dan membuat semua ruang publik dan tempat kerja menjadi bebas rokok.

Pakar kesehatan dunia juga mendesar pemerintah untuk menerapkan pajak tembakau. Ini adalah salah satu metode pengendalian tembakau yang paling tidak digunakan, namun kenaikan pajak dan harga tembakau sangat efektif.

WHO ingin mewajibkan perusahaan tembakau untuk menyediakan informasi mengenai jumlah kerusakan lingkungan yang disumbangkan perusahaan rokok. Saat ini, beberapa produsen besar melaporkan penggunaan sumber daya lingkungan dan aliran limbah mereka, namun datanya terbatas dan samar.

Semua produsen harus diminta untuk mengkompensasi kerugian lingkungan yang disebabkan oleh penggundulan hutan, penggunaan air, limbah, dan lainnya, melalui bukti tercetak guna mengurangi kerugian ekologis jangka panjang yang disebabkan oleh bisnis mereka.

Dengan mengambil tindakan pengendalian tembakau yang kuat, pemerintah dapat melindungi masa depan negara mereka dengan melindungi pengguna tembakau non-pengguna dari produk mematikan ini, menghasilkan pendapat untuk mendanai kesehatan dan layanan sosial lainnya, dan menyelamatkan lingkungan mereka dari kerusakan akibat tembakau.

Berhenti merokok memang bukan salah satu cara ramah terhadap lingkungan. Ada banyak hal yang bisa dilakukan selain dengan berhenti merokok. Namun, setidaknya Anda bisa menjaga kesehatan dan mencintai lingkungan secara nyata.

LEAVE A COMMENT

theme by teslathemes