Single post

Terapi NRT, Solusi untuk Bantu Hilangkan Kebiasaan Merokok

obatperokok.com,- Kebiasaan merokok merupakan salah satu faktor risiko timbulnya beragam penyakit, seperti penyakit jantung, stroke, kanker, impotensi, dan berbagai masalah kesehatan lainnya. Bahkan, akibat begitu banyaknya dampak yang ditimbulkan, pemerintah menyerukan bahaya dan larangan merokok pada masyarakat.

Walaupun begitu, tidak mudah untuk menghentikan kebiasaan merokok, terlebih lagi jika mereka telah kecanduan. Jika Anda berniat untuk mengentikan kebiasaan buruk ini, tetapi masih belum berhasil dengan satu cara, jangan khawatir. Karena masih banyak solusi untuk bantu hilangkan kebiasaan merokok.

Ada salah satu cara yang bisa membantu Anda untuk menghentikan kebiasaan merokok, yaitu Nicotine Replacement Therapy (NRT) atau terapi pengganti nikotin. Pengganti nikotin dapat membantu meringankan rasa frustasi atau gejala putus obat akibat berhentinya asupan nikotin.

NRT bekerja dengan melepaskan nikotin dalam kadar rendah secara terus-menerus ke pembuluh darah. Unsur nikotin yang digunakan tidak mengandung tar, karbon monoksida, dan bahan kimia berbahaya lain seperti yang terdapat di dalam rokok. Prosedur ini dapat membantu mengurangi hasrat tubuh untuk kembali merokok saat tubuh mulai merasakan hilangnya asupan nikotin.

Media NRT beragam, seperti permen karet, plester yang ditempelkan pada kulit, atau tablet, atau bisa dengan cara disemprotkan ke mulut atau hidung. Rokok elektrik rendah nikotin juga termasuk ke dalam kategori ini. Jika ingin benar-benar memanfaatkan rokok elektrik untuk berhenti menghisap tembakau, terdapat beberapa hal yang harus dipahami.

Baca Juga : Bahaya Kebiasaan Merokok Bagi Sistem Pencernaan

Pertama, penggunaannya harus sesuai dengan pengawasan tenaga medis. Dosis nikotin pada terapi NRT harus diayur dari dosis maksimal hingga dosis terkecil. Selain itu, penggunaannya juga terbatas waktu. Biasanya terapi NRT dilakukan sampai 3 bulan. Jadi, jika ada yang menggunakna rokok elektrik agar bisa berhenti merokok harus dilihat pemakaiannya hingga berapa lama.

Anggi Gayatri dan Arini Setyawati dari Departemen Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia bersama dengan Agus Dwi Susanto pernah melakukan penelitian terkait dengan pemanfaatan NRT. Dalam penelitian yang diterbitkan di Jurnal Cermin Dunia Kedokteran (CDK) tersebut dijelaskan untuk bisa berhenti merokok diperlukan intervensi farmakologis dan konseling.

Salah satu terapi yang direkomendasikan adalah NRT atau pemberian nikotin bukan melalui rokok. Pada dasarnya, NRT bertujuan untuk menggantikan nikotin yang sebelumnya diperoleh dari rokok. NRT bekerja dengan mengurangi gejala putus nikotin, mengurangi efek nikotin, dan memberikan efek yang sebelumnya didaparkan dari rokok.

LEAVE A COMMENT

theme by teslathemes