Single post

Tips Mengurangi Risiko Penyakit Kanker Bagi Perokok

Tips Mengurangi Risiko Penyakit Kanker Bagi Perokok

Merokok memang merupakan suatu hal yang banyak disukai oleh masyarakat. Bahkan tidak hanya laki-laki dan orang dewasa, kini merokok juga sudah banyak disukai oleh kaum wanita dan anak-anak hingga remaja. Didalam sebatang rokok terkandung berbagai jensi bahan kimia yang akan terhisap masuk ke dalam tubuh. Jika hal tersebut terus-menerus terjadi, maka dapat menimbulkan berbagai masalah pada kesehatan, terutama pada sistem pernapasan.

Seperti telah diketahui, merokok dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan, baik bagi perokok maupun orang-orang yang berada disekitar. Salah satu bahaya yang dapat mengancam para perokok adalah meningkatnya risiko penyakit kanker.

Berbagai jensi kanker dapat disebabkan oleh merokok, diantaranya adalah kanker lambung, kanker ginjal, kanker esofagus, kanker pakreas, kanker paru-paru, kanker mulut, kanker serviks, kanker rongga hidung, dan sebagainya. Risiko terkena kanker bagi para perokok hampir 10 kali lipat jika dibandingkan dengan mereka yang bukan seorang perokok. Namun, hal tersbeut tergantung dari sebarapa lama seseorang telah merokok.

Di Indonesia sendiri telah banyak terjadi kasus kematian karena kanker paru-paru yang diakibatkan oleh merokok. Selain perokok aktif, perokok pasif yang menghirup asap rokok juga dapat mengakibatkan kanker paru-paru.

Disisi lain, risiko kanker akibat merokok sebenarnya dapat dicegah atau diminimilasir dengan melakukan beberapa hal berikut :

Mengurangi Merokok

Ketika seorang perokok memutuskanuntuk berhnti merokok, ucapan tersebut belum tentu menunjukkan bahwa si perokok akan benar-benar berhenti merokok. Pada awalnay mungkin mereka mencoba merokok hanya dengan beberapa batang rokok saja. Namun, setelah beberapa lama mereka akan emrasakan kecanduan yang akhirnya bisa menghabiskan hingga beberapa bungkus rokok dalam sehari. Maka dari itu, untuk bisa menghentikan kebiasaan atau kecanduan merokok tersebut, Anda bisa memulai untuk mengurangi jumlah rokok dalam setiap harinya. Misalnya Anda mengurangi 1 batang rokok dari jumlah rokok yang biasa Anda habiskan dalam sehari.

Mengubah Pola Makan

ketika Anda memutuskan untuk berhenti merokok, mungkin Anda akan merasakan peningkatan seketika pada nafsu makan. Namun, jangan pernah mencoba untuk mengonsumsi makanan yang manis dan berlemak. Pilihlah buah-buahan dan sayuran untuk mengurangi rasa lapar yang berlebihan.

Berkonsultasi dengan Dokter

Jika Anda merasa kesulitan untuk berhenti merokok, Anda bisa meminta bantuan dokter untuk memberikan masukan dan pengetahuan tentang seberapa besar bahaya merokok terhadap kesehatan, termasuk mengenai risiko serangan penyakit kanker.

Dorongan dari Orang Terdekat

Dorongan dari orang terdekat, seperti keluarga, kerabat, aatu teman bisa membantu memotivasi perokok untuk bisa berhenti merokok.

Minum Obat

Anda bisa menanyakan kepada dokter tentang penggunaan dan kemungkinan efek samping dari obat-obatan dan produk pengganti nikotin. Para dokter lokal dan apoteker juga dapat membantu Anda untuk menemukan beberapa sumber di wilayan Anda yang dapat membantu berhenti merokok. Hal ini merupakan salah satu cara bagaimana perokok bisa mengurangi risiko kanker. Atau Anda juga bisa mengonsumsi obat perokok berat untuk membantu mengatasi masalah kesehatan akibat merokok.

LEAVE A COMMENT

theme by teslathemes