Single post

Tips Olahraga Melatih Pernafasan

Olahraga menjadi suatu aktivitas yang sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh untuk tetap sehat dan bugar. Apalagi untuk para perokok, olahraga menjadi suatu hal yang sangat penting untuk dilakukan karena dapat meminimalisir dampak buruk dari zat berbahaya yang masuk ke dalam tubuh serta dapat meningkatkan ketahanan tubuh dari penyakit-penyakit berbahaya terutama pada saluran pernapasan.

Tips Olahraga Melatih Pernafasan

Tips Olahraga Melatih Pernafasan

Kebiasaan merokok dapat membuat fungsi paru-paru menjadi bekerja lebih ekstra pada saat melakukan pernapasan sehingga dapat mempengaruhi kemampuan anda untuk bernafas dalam-dalam. Untuk mengatasi hal ini, olahraga melatih pernafasan dapat menjadi solusi alami untuk membantu paru-paru agar dapat berfungsi kembali dengan baik. Ada beberapa tips olahraga untuk perokok melatih pernafasan yang dapat dilakukan, diantaranya :

Pursed Lip Breathing

Pursed lip breathing merupakan suatu teknik pernafasan yang dilakukan dengan menghembuskan nafas dengan cara mengerucutkan bibir yang ditekan erat. Hal ini bertujuan untuk menjaga saluran pernafasan terbuka dan dapat memperlambat laju pernapasan. Pursed lip breathing dapat dilakukan dengan beberapa langkah yakni :

  • Tarik nafas secara perlahan melalui hidung dengan posisi mulut tertutup untuk mengambil jumlah udara yang normal.
  • Hembuskan nafas melalui mulut dengan bibir dikderucutkan atau seperti akan bersiul.
  • Lakukan secara perlahan dan hindari mengambil nafas terlalu dalam dan jangan mencoba untuk memaksa udara untuk keluar.
  • Lakukan beberapa kali hingga anda merasa pernafasan mulai berjalan dengan baik.

Coordinated Breath

Coordinated breath adalah suatu teknik mengkoordinasikan pernafasan untuk membantu otot-otot dan jaringan tubuh mendapatkan asupan oksigen yang cukup khususnya pada saat melakukan olahraga.

Pada saat melakukan teknik ini sama halnya seperti melakukan teknik pursed lip breathing namun yang membedakannya bila anda akan melakukan olahraga yang berat dan merasa kesulitan, mulailah membuang nafas melalui mulut dengan memastikan posisi bibir sedikit rapat agar dapat mengatur nafas saat olahraga menjadi lebih kuat.

Diaphragmatic Breathing

Menjadi seorang perokok apalagi yang sudah kecanduan akan membuat tubuh menggunakan otot lain untuk membantu pernafasan seperti tulang rusuk, perut ataupun leher yang bisa digunakan untuk bernafas dalam-dalam. Padahal dalam keadaan normal, di area otot diafragma yang biasanya digunakan dalam melakukan pernafasan.

Pernafasan diafragma untuk anda yang merokok dapat dilakukan dengan cara posisi terlentang dan simpan tangan anda atau dapat juga dengan menaruh buku kecil di atas perut. Pada saat anda menarik nafas, pastikan posisi tangan posisi tangan atau buku tersebut terangkat dan lakukan selama 2o menit.

Bila anda sulit melakukannya dengan posisi terlentang, dapat juga dilakukan dengan cara berdiri dengan menempelkan kedua tangan pada dinding di depan anda dan lakukan seperti push up namun dalam posisi berdiri. Teknik ini dapat membantu dalam melatih pernafasan menggunakan diafragma ataupun dengan nafas pendek.

Kasus nafas pendek sebagian besar ditemukan pada perokok karena dampak dari rokok yang sudah mengganggu fungsi paru-paru secara normal. Dengan melakukan olahraga pernafasan secara rutin dan pola hidup yang sehat tentunya dapat memberikan dampak yang positif untuk kesehatan paru-paru anda. Selain itu, anda juga dapat mengonsumsi obat perokok berat untuk membersihkan racun rokok yang terdapat dalam tubuh sehingga kesehatan paru-paru anda akan berangsur pulih dan alangkah lebih baik lagi bila di iringi dengan menghentikan kebiasaan merokoknya agar fungsi paru-paru kembali bekerja dengan normal.

LEAVE A COMMENT

theme by teslathemes