Single post

Waspada! Merokok Jadi Faktor Utama Timbulnya Alzheimer

Waspada! Merokok Jadi Faktor Utama Timbulnya Alzheimer,- Para ahli menyebutkan bahwa orang yang hidup cukup lama, umumnya mencapai usia 70, 80, dan 90-an memiliki risiko yang lebih tinggi secara signifikan terserang penyakit degenerasi syaraf, yang tidak hanya bisa mengurangi ingatan, tetapi juga mobilitas penderita. Salah satu penyakit degenerasi syaraf yang berisiko menyerang lansia yaitu Alzheimer.

Penyakit Alzheimer adalah kondisi kelainan yang ditandai dengan penurunan daya ingat, penurunan kemampuan berpikir dan berbicara, serta perubahan perilaku pada paenderita akibat gangguan di dalam otak yang sifatnya progresif atau perlahan-lahan. Penyakit Alzheimer tidak bisa disembuhkan dan akhirnya bisa menyebabkan kematian.

Selain faktor usia, ternyata Alzheimer juga bisa dipicu oleh kebiasaan merokok. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa merokok dapat memicu atau mempercepat perkembangan demensia. Penelitian ini hanya melibatkan tikus, namun fakta tersebut memberikan kita satu lagi alasan kuat mengapa kita harus berhenti merokok.

Claudio Soto adalah guru besar neurologi di Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Texas. Dengan menggunakan tikus transgenik yang dibiakkan untuk mengidap Alzheimer versi manusia. Soto dan rekan-rekannya membuat satu kelompok menjadi perokok pasif, seolah-olah menghirup asap rokok orang lain. Sedangkan kelompok tikus lainnya dibuat menghirup asap selayaknya perokok ringan, yang setara dengan satu atau dua batang rokok per hari.

Hasilnya, dibandingkan dnegan tikus yang sama sekali tidak terpapar rokok, tikus yang terpapar asap rokok mengalami kerusakan otak akibat penyakit Alzheimer yang jaug lebih parah dan lebih awal.

Para paeneliti menyebutkan, plak dan kekusutan yang ditemukan pada tikus mirip dengan tanda-tanda yang ditemukan ketika pasien manusia Alzheimer diotopsi.

Soto menyebutkan jika sebagian besar kasus Alzheimer pada manusia bersifat sporadis, yaitu tidak ada cacat genetik yang menyebabkan penyakit tersebut. Namun, penuaan dapat meningkatkan risiko, terutama jika orang yang terpapar faktor risiko dari lingkungan, seperti salah satunya asap rokok.

Karena alasan tesebut, Soto mengatakan, ada kemungkinan perokok yang menghentikan kebiasaan tersebut memiliki peluang yang lebih baik untuk mencegah terjadinya gangguan degenerasi saraf, termasuk Alzheimer.

Setelah mengetahui fakta tersebut, maka alangkah baiknya untuk mulai menghentikan kebiasaan merokok mulai dari sekarang. Karena, selain dapat menurunkan kondisi kesehatan tubuh, merokok juga bisa memicu timbulnya berbagai penyakit berbahaya, tidak hanya penyakit jantung dan paru-paru, tetapi juga Alzheimer.

LEAVE A COMMENT

theme by teslathemes