Single post

Waspada! Perokok Lebih Rentan Terkena Asam Lambung Kronis

Waspada! Perokok Lebih Rentan Terkena Asam Lambung Kronis,- obatperokok.com – Seperti yang telah diketahui, merokok merupakan kebiasaan yang bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan. Penyakit paru merupkaan salah satu bahaya yang paling sering timbul akibat kebiasaan merokok. Namun, apakah Anda tahu bahwa selain berdampak pada sistem pernapasan, merokok juga bisa memicu timbulnya penyakit yang berkaitan dengan sistem pencernaan, yaitu asam lambung kronis atau GERD.

Asam Lambung Kronis

Mengenal Penyakit Asam Lambung Kronis (GERD)

Gastroesophageal refluz disease (GERD) merupakan kondisi dimana ketika asam lambung naik ke kerongkongan, yaitu bagian yang menghubungkan mulut dan lambung hingga menyebabkan rasa terbakar di dada dan serangkaian gejala lainnya. GERD digunakan untuk menyebutkan penyakit asam lambung yang sudah parah atau kronis. Dikarenakan masuk dalam kategori penyakit kronis, maka penyakit ini bisa timbul 1 sampai 2 kali kali dalam setiap minggunya.

Ketika Anda menelan makanan, biasanya otot bagian bawah kerongkongan yang memisahkan kerongkongan dengan lambung akan rileks sehingga makanan dan cairan akan mengalir ke perut sebelum akhirnya menutup kembali.

Akan tetapi, ketika otot dibagian ini melemah sehingga tidak bisa mengendalikan kapan harus menutup dan membuka maka asam lambung yang ada di perut bisa mengalir kembali ke kerongkongan. Jika hal ini terjadi terlalu sering, maka kondisi akan mengiritasi lapisan kerongkongan hingga membuatnya meradang. Kondisi inilah yang kemudian memicu terjadinya GERD.

Mengapa perokok rentan alami penyakit asam lambung kronis?

Rokok dan asam lambung ternyata sangat berkaitan. Rokok bisa memicu timbulnya GERD atau asam lambung kronis karena beberapa faktor, yaitu :

  • Meningkatkan produksi asam di lambung

Apakah Anda tahu bahwa maerokok bisa maendorong perut untuk memproduksi lebih banyak asam lambung. Secara tidak langsung asam lambung yang berpeluang naik ke kerongkongan pun menjadi lebih banyak. Akibatnya, risiko untuk terkena GERD pun menjadi semakin besar.

  • Melemahnya spinchter esofagus bawah

Rokok mengandung nikotin yang bisa mengendurkan otot polos di dalam tubuh. Spinchter esofagus adalah otot bagian bawha kerongkongan yang memisahkan kerongkongan dengan lambung yang termasuk ke dalam otot polos.

Baca juga : Bahaya Merokok Bagi Sistem Pencernaan

Spinchter bertugas untuk mengatur jalannya makanan ke lambung dan mencegah asam masuk ke kerongkongan (esofagus). Sayangnya, nikotin menyebabkan spinchter menjadi rileks sehingga asam lambung berisiko naik ke kerongkongan hingga akhirnya menyebabkan GERD.

  • Mengganggu otot dan lapisan esofagus

Selain dapat merilekskan otot esofagus yang seharusnya berkontraksi untuk menutup, rokok juga memiliki efek yang sama buruknya pada otot ini. Rokok dapat mengganggu kinerja otot yang membantu memindahkan makanan ke kerongkongkan. Padahal otot ini bekerja dengan membantu membersihkan kerongkongan dari asam yang merusak.

Selain otot yang rusak, selaput lendir yang melindungi kerongkongan dari kerusakan asam juga ikut terkena dampaknya.

  • Mengurangi air liur

Dibandingkan dengan orang normal, perokok memiliki air liur yang lebih sedikit. Hal ini disebabkan karena berbagai kandungan yang ada didalam rokok bisa membuat mulut jadi lebih kering. Padahal, air liur merupakan zat penetral asam yang disebut dengan bikarbonat yang bermanfaat untuk membantu melawan efek refluks asam lambung dan juga GERD.

Sehingga sebenarnya ketika Anda menelan ludah, air liur membantu menetralkan asam di kerongkongan yang terjadi karena refluks. Sebaliknya, jika produksi air liur lebih sedikit maka asam yang naik ke kerongkongan tidak bisa dinetralkan hingga akhirnya membuat Anda menjadi lebih rentang terserang GERD.

Dikarenakan rokok dan asam lambung sangatlah berkaitan, sebaiknya Anda mulai mengurangi intensitas dan jumlah rokok yang dikonsumsi setiap harinya agar terhindar dari berbagai masalah kesehatan, termasuk GERD.

LEAVE A COMMENT

theme by teslathemes