Single post

Waspada! Ternyata Vape Mengandung Zat Arsenik dan Timah

Waspada! Ternyata Vape Mengandung Zat Arsenik dan Timah,- Rokok elektrik vapour atau disebut juga vape sering dijadikan alternatif bagi para perokok karena dianggap lebih sehat dibandingkan dengan rokok konvensional atau rokok tembakau. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa vape tetap memiliki kandungan toksin dalam kadar berbahaya, seperti timah dan arsenik.

Tim ilmuwan dari John Hopkins University melakukan penelitian terhadap kandungan zat yang ada pada vape. Hasil penelitian mengungkapkan fakta yang mengejutkan bagi penggunanya, yaitu adanya kandungan zat toksin berupa arsenik dan timah didalamnya.

Hasil studi yang telah dipublikasikan dalam jurnal Envirunmental Health Perspectives tersebut dilakukan dengan metode pengamatan. Peneliti meminta perokok vape aktif untuk menggunakan 56 vaporizer yang mereka sediakan.

Dalam penelitian awal, dilakukan uji untuk mendeteksi 15 jenis logam yang mungkin terkandung dalam cairan vape. Setelah itu, dilakukan juga uji pada sisa cairan vape di alat vaporizer. Tahap selanjutnya, ilmuwan melakukan uji aerosol yang sudah terhirup dalam paru-paru perokok vape. Jadi, aerosol ini bisa terbentuk jika cairan dalam vape dipanaskan oleh alat rokok tersebut. Hasil akhirnya tampak bahwa terdapat kandungan logam didalam tabung penyimpanan cairan vape, meskipun kadarnya sedikit.

Tim peneliti pun mengungkapkan hasil yang mengkhawatirkan di cairan vape yang sudah berubah menjadi aerosol. Terdapat kandungan timah, kromium, nikel, mangan, dan seng didalamnya.

Seluruh zat temuan tersebut tentu bisa berbahaya dan sifatnya beracun. Timak, kromium, dan nikel terbukti beracun. Mangan dan seng memang mineral yang diperlukan tubuh, tetapi jika dihirup dan masuk ke dalam paru-paru, maka akan jadi berbahaya. Dalam temuan ilmuwan tersebut juga terungkap adanya kadar logam lain yang melebihi ambang batas standar ketentuan EPA.

Ilmuwan mengungkapkan bahwa dibandingkan dengan rokok konvensional, menggunakan rokok elektrik memang dapat mengurangi paparan zat kadmium, tetapi tidka mengurangi paparan zat logam berbahaya lain yang juga ditemukan pada tembakau.

Berdasarkan temuan ini, tim peneliti menilai jika vape tidak sesehat yang masyarakat awam bayangkan. Walaupun dampaknya tidak seburuk rokok konvensional, tetapi vape tetap memiliki risiko masalah kesehatannya sendiri. Tim peneliti menyebutkan jika diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui risiko kesehatan dari kebiasaan vaping secara pasti.

 

Artikel terkait :

Bahaya Liquid Vape Bagi Kesehatan Jantung
Risiko Penggunaan Vape
Asap Vape Tetap Berbahaya Bagi Perokok Pasif

LEAVE A COMMENT

theme by teslathemes